Salah satu tempat favorit saya untuk menenangkan diri mencari kedamaian dari hiruk pikuk dan rutinitas sehari-hari. Merupakan tempat ziarah umat Katolik yang telah berdiri lebih dari 9 dekade yang lalu. Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran berdiri sejak tahun 1924 sedangkan Candi Ganjuran berdiri sejak tahun 1927. Tempat ini terletak di Ganjuran, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di:

Gereja HKTY Ganjuran merupakan tempat ziarah yang cukup berbeda. Gereja ini memiliki sebuah candi bergaya Hindu-Budha-Jawa sebagai tempat berdoa, berbeda dengan kebanyakan tempat ziarah di Indonesia yang berbentuk Gua Maria.

Suasana Jawa yang kental ini merupakan bentuk inkulturasi budaya yang diprakarsai oleh keluarga Schmutzer dalam membangun kompleks gereja Ganjuran. Gereja Ganjuran dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat dan bagi para karyawan pabrik gula Gondang Lipuro milik keluarga Schmutzer untuk beribadah. Candi Ganjuran dibangun sebagai ucapan syukur keluarga Schmutzer atas keberhasilan pabrik gulanya yang lolos dari krisis dunia, di mana saat itu pabrik gula yang lain bangkrut, sebagai monumen tanda syukur atas perlindungan Hati Kudus Tuhan Yesus. Seiring berjalannya waktu, kompleks Gereja Ganjuran menjadi tempat ziarah yang terkenal dan unik seperti sampai sekarang ini.

Kompleks Gereja Ganjuran terdiri dari gereja, candi, jalan salib, tempat penghormatan Bunda Maria berupa joglo, tempat ujud lilin, sendang, kapel adorasi, pastoran dan fasilitas umum lain selayaknya tempat ziarah seperti unit usaha atau warung suvenir dan oleh-oleh, joglo-joglo tempat istirahat, tempat parkir dan toilet. Sangat lengkap dengan jarak yang tidak melelahkan bila ditempuh dengan jalan kaki.

Banyak sekali tempat doa yang disediakan di Gereja HKTY Ganjuran. Anda dapat berdoa di gereja, kapel adorasi, joglo Maria, jalan salib, tempat ujud lilin dan sekitar candi Ganjuran, tetapi tempat yang paling favorit yang dituju para peziarah adalah berdoa di dalam candi Ganjuran bergantian, mengantri dengan peziarah lain. Saya pribadi paling mantab berdoa di dalam candi Ganjuran dengan terlebih dulu membasuh muka, tangan dan kaki saya di ke-9 sendang yang ada (kebiasaan membasuh diri di semua sendang adalah kepercayaan orang-orang candi zaman dulu). Bila ingin melanjutkan ketenangan doa, saya lanjutkan di panggung candi, joglo istirahat ataupun kapel adorasi.

Dari dulu banyak peziarah yang berdoa sampai bermalam untuk mencari kedamaian rohani di tempat ini. Air sendang yang dimintakan berkat pun menjadi kepercayaan tersendiri untuk mencari kesembuhan dan memanjatkan permohonan kepada Yang Kuasa. Merupakan wisata rohani yang paling saya sukai.

Sumber:
  • http://www.gerejaganjuran.org/profile/ganjuran
Sending
User Review
0 (0 votes)
https://simonndanu.info/wp-content/uploads/2017/12/Cover-Ganjuran-1024x764.jpeghttps://simonndanu.info/wp-content/uploads/2017/12/Cover-Ganjuran-150x150.jpegsimonndanuTripcandi,gereja,wisata rohani,ziarahSalah satu tempat favorit saya untuk menenangkan diri mencari kedamaian dari hiruk pikuk dan rutinitas sehari-hari. Merupakan tempat ziarah umat Katolik yang telah berdiri lebih dari 9 dekade yang lalu. Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran berdiri sejak tahun 1924 sedangkan Candi Ganjuran berdiri sejak tahun 1927. Tempat...perspektif picik pelaku penulis picisan
Mari bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •