13+ – 123 Menit

Detail dan Sinopsis

Sutradara:Angga Dwimas Sasongko
Penulis:Seno Gumira Ajidarma, Tumpal Tampubolon, Sheila Timothy
Aktor:Yayan Ruhian, Cecep Arif Rahman, Vino G. Bastian
Produksi:Fox International Productions (FIP)
Genre:Aksi, Komedi, Petualangan

Indonesia di abad ke-16. Wiro Sableng, seorang pendekar murid dari pendekar misterius Sinto Gendeng, diutus gurunya untuk melakukan perjalanan menangkap Mahesa Birawa, seorang penjahat, mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat.

Ulasan - Tingkat Spoiler: Rendah

Lama tak menulis akibat tepar dan banyak kegiatan, akhirnya sempat lagi. Kali ini saya sedikit mengulas film yang baru saja saya tonton bersama tunangan dan keluarga saya. Film Indonesia yang merupakan remake dari film serial TV Indonesia tahun 90-an dulu. Entah kenapa Bapak saya pengen sekali menonton film ini. Ahahaha.

Ekspektasi pertama yang terpikirkan dari film ini adalah lelucon jenaka yang banyak tertawanya. Membayangkan Wiro Sableng versi 90-annya. Tetapi ternyata tidak. Beda. Guyonan serba tertawanya kurang. Dari awal film sampai pertengahan guyonannya ringan dan sedikit garing. Tapi mulai tengah film ada beberapa polah guyonan yang menyegarkan. 

Untuk alur ceritanya sendiri ringan dan mudah untuk dipahami, tetapi makna jalan pendekar yang disajikan kurang kuat. Yang hebat memang di efek visual yang disajikan. Akhirnya standarnya sebagus ini. Hal yang canggung jika dipikirkan adalah jumlah pemain. Film ini menceritakan tentang kerajaan melawan pemberontakan, tetapi terlalu sedikit untuk disebut demikian. Kurang banyak. Mungkin jika jumlahnya dua atau tiga kali lipat akan lebih baik lagi. Untuk dinamikanya sendiri tidak begitu monoton yang sampai membuat bosan melihatnya. Dari adegan demi adegan, selalu ada cerita yang sedikit membuat penasaran, entah karena kemunculan tokoh baru atau eksekusi misi selanjutnya.

Akting sudah bagus, tapi untuk beberapa pemain masih tampak canggung, seperti Sherina, dia kurang lues dalam memerankan seorang pendekar wanita. Efek suara, saya tak begitu memperhatikannya, standar dalam keikutsertaannya dalam membangun suasana film.

Akhirnya, bagi Anda yang memang rindu si Wiro Sableng dan ingin tahu perkembangan film aksi Indonesia dalam versi kerajaan abad ke-16. Film Wiro Sableng 212 ini dapat menjadi pilihan hiburan menyenangkan bagi Anda sekeluarga. Bravo dan maju terus perfilman Indonesia!

Penilaian
  • Cerita
  • Karakter
  • Efek
  • Musik
3.8

Kesimpulan

Cukup menghibur walaupun kurang jenaka. Cerita ringan. Efek-efek yang ditampilkan bagus dan halus. Musik biasa. Bagi Anda yang pernah dan kangen dengan kisah Wiro Sableng di serial televisinya saya sarankan untuk menontonnya. Anda akan sedikit bernostalgia saat menonton film ini. Bravo perindustrian film Indonesia yang makin lama makin bagus!

https://m.media-amazon.com/images/M/MV5BMGRjYjA4NGQtYWU5NS00YTkyLTk3NDAtMmMyNGU4OWUyYTEzXkEyXkFqcGdeQXVyNzkzODk2Mzc@._V1_SY1000_CR0,0,932,1000_AL_.jpghttps://m.media-amazon.com/images/M/MV5BMGRjYjA4NGQtYWU5NS00YTkyLTk3NDAtMmMyNGU4OWUyYTEzXkEyXkFqcGdeQXVyNzkzODk2Mzc@._V1_SY1000_CR0,0,932,1000_AL_.jpgsimonndanuFilmfilm,Fox International Productions,gila,pendekar,silat,ulasan13+ - 123 Menit https://www.youtube.com/watch?v=Z5T67lOcjoM Detail dan Sinopsis Sutradara : Angga Dwimas Sasongko Penulis : Seno Gumira Ajidarma, Tumpal Tampubolon, Sheila Timothy Aktor : Yayan Ruhian, Cecep Arif Rahman, Vino G. Bastian Produksi : Fox International Productions (FIP) Genre : Aksi, Komedi, Petualangan Indonesia di abad ke-16. Wiro Sableng, seorang pendekar murid dari pendekar misterius Sinto Gendeng, diutus gurunya untuk melakukan perjalanan menangkap Mahesa Birawa, seorang penjahat, mantan murid Sinto...perspektif picik pelaku penulis picisan
Mari bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •